Kamis, 09 Juni 2016

Cegah Diabetes dengan Melakukan Kebiasaan Sederhana Ini

Aktivitas bekerja sehari-hari dengan duduk berjam-jam merupakan salah satu resiko terkena diabetes. Kebiasaan duduk berjam-jam saat bekerja apalagi melebihi 5 jam akan membuat kinerja otot menjadi lambat sehingga glukosa yang ada didalam tubuh akan susah diserap dan hasilnya akan menjadi peluang terkena penyakit diabetes. Penelitian di University of Otago Selandia Baru mengatakan, bahwa dengan melakukan jalan kaki selama dua menit setiap tiga puluh menit mampu menurunkan kadar gula darah yang ada didalam tubuh. Hal ini sangat efektif dalam menurunkan resiko diabetes jika dilakukan setiap hari.
Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diabetes:
1. Latihan Pernapasan

Pernapasan yang baik akan mampu mengalirkan oksigen ke dalam tubuh, sehingga akan mampu memperlancar aliran darah, mengoptimalkan daya ingat dan berbagai manfaat lainnya. Disela-sela kesibukan Anda cobalah tarik napas dalam-dalam dengan seluruh otot perut dan beberapa detik lalu membuskan perlahan. Lakukan beberapa kali dan tubuh akan terasa lebih segar.

2. Squat di Meja
Dengan melakukan Squat selama 5 menit akan mampu membakar 70 kalori dalam tubuh Anda. Dalam melakukan Squat tidak memerlukan tempat yang luas, bisa Anda lakukan dimana saja termasuk didepan meja kantor. Istirahatkan mata Anda dari layar komputer dan luangkan beberapa menit untuk melakukan Squat.

3. Gunakan Tangga Kantor
Olahraga tidak hanya terbatas dilapangan yang luas, tetapi di kantor pun Anda bisa melakukannya. Salah satunya dengan memanfaatkan tangga kantor, dengan menaiki tangga beberapa lantai akan mampu membakar kalori dalam tubuh. Lakukan hal ini sesering mungkin.

4. Kurangi Minta Bantuan Orang Lain
Kebiasaan kita ketika sedang malas atau sibuk di kantor biasanya menyuruh orang lain untuk membeli makanan atau mengambilkan sesuatu yang kita perlukan. Anda cobalah untuk melakukan hal tersebut sendiri, dengan begitu Anda akan lebih banyak bergerak yang akan mampu menjaga metabolisme tubuh dan mencegah resiko akan diabetes.

Kesehatan adalah hal yang sangat berharga bahkan lebih berharga dari apapun, karena itu jagalah kesehatan dengan melakukan hal yang baik dan bermanfaat bagi Anda maupun orang lain.

5 Cara Ampuh Menggali Bakat Anak

Sebagian anak-anak cenderung dibesarkan dengan keterbatasan, seperti melarangan bermain di luar, sehingga proses tumbuh kembangnya menjadi lambat. Padahal, anak-anak memiliki pontensi mengeksplorasi diri yang sangat besar. Jika anak-anak diberi kebebasan terarah, disitulah anak-anak dapat menemukan minat, bakat, dan kemampuannya. Memperkenalkan anak pada berbagai hal menjadi salah satu cara untuk mengetahui minat dan bakat anak.
Tidak ada salahnya jika mengajak anak menonton konser musik, teater, pertunjukan tari, atau ke museum. Kegiatan ini tidak hanya menghibur dan mengisi waktu luang, tetapi juga dapat membuka wawasan anak. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenali dahulu bakat yang dimiliki oleh anak sejak lahir, agar bisa dioptimalkan.

Berikut cara menggali bakat anak sehingga Anda dapat menentukan cita-cita anak:
1. Mengenalkan Dunia

Kenalkan dunia baru kepada anak-anak Anda dengan cara mengajak anak pergi ke suatu tempat. Di sana anak akan bertemu dengan berbagai orang dan hal baru yang dapat memperluas pengetahuannya.

2. Beri Tantangan
Tantangan yang diberikan kepada anak dimaksudkan agar anak-anak lebih luas pemikirannya dan mampu mencari solusi atas permasalahan yang akan dihadapinya, sehingga anak-anak akan terbiasa berpikir lebih rasional.

3. Beri dukungan
Berikan arahan, dukungan dan bimbingan pada anak agar tumbuh rasa percaya dirinya sehingga ia akan berjuang untuk mewujudkannya, walau anak tidak mencapai cita-cita yang ia harapkan.

4. Mengenalkan Tokoh Terkenal
Tidak ada salahnya bila anak-anak mengagumi tokoh-tokoh tertentu. Sikapilah secara bijak dengan menceritakan bagaimana tokoh idolanya berprestasi dan bagaimana tokoh itu memulai karirnya. Sehingga akan menjadi masukan positif bagi anak, yang akan selalu diingatnya.

5. Bermain Peran
bermain peran merupakan salah satu cara untuk mengasah kreativitas anak. Biasanya anak-anak akan melakukan permainan peran ini secara nalurinya. Namun, lebih baik lagi bila Anda ikut membuat skenario tertentu untuk dimainkan bersama dengan teman-temannya.

Inilah Buah yang Tepat untuk Dikonsumsi Saat Puasa

Indonesia sebagai negara yang mayoritas beragama Islam, tentu selalu menyambut datangnya bulan puasa dengan penuh sukacita. Saat puasa, tubuh banyak mengalami kehilangan air dan tenaga. Jika terus dibiarkan, kondisi ini akan menyebabkan tubuh Anda akan mengalami dehidrasi. Tidak ingin demikian, sebaiknya Anda perbanyak mengkonsumsi makanan berserat dan kaya akan vitamin dan mineral yang ada pada buah-buahan untuk mencegah dehidrasi berlebih saat puasa. Apa saja jenis buah-buahan yang tepat untuk dikonsumsi saat puasa?
Kurma

Identik dengan buah saat bulan puasa tiba, buah kurma ini ternyata mempunyai banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu kandungan yang terpenting bagi tubuh adalah protein, karbohidrat, gula, lemak, magnesium, potassium, dan sodium.

Jeruk

Kandungan vitamin C yang tinggi membuat nama buah berwarna dominan orange ini tidak pernah sepi dari peminat. Selain kaya akan vitamin C yang dapat berguna mencegah sariawan, jeruk juga dapat mencegah radikal bebas masuk ke dalam aliran darah. Tidak hanya itu, jeruk juga kaya akan antioksidan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Pisang

Buah yang paling banyak ditemukan di wilayah Indonesia ini sangat banyak mengandung vitamin yang dapat mengurangi asam lambung dan mempertahankan keseimbangan air dalam tubuh.

Semangka

Mengkonsumsi buah yang kaya air ini dapat dengan segera dan otomatis mampu menggantikan fungsi air yang diperlukan oleh tubuh.

Mangga

Buah yang satu ini mempunyai banyak kandungan vitamin di dalamnya, mangga bahkan disarankan untuk dikonsumsi saat puasa. Hal ini karena manfaat mangga juga berperan membersihkan darah dari beragam kotoran yang ada didalam tubuh. Selain itu, buah mangga juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat mencegah terjadinya dehidrasi pada orang yang berpuasa.

Jadi, selain makan dan minum, disarankan Anda untuk menambahkan buah dalam menu berbuka dan sahur Anda.

Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Semua orang tua di dunia pasti pernah memarahi anaknya. Penyebab dari kemarahan antara lain bisa dikarenakan sikap anak yang rewel, keras kepala, suka membantah dan lain-lain. Sikap marah yang ditunjukkan orangtua sebenarnya bertujuan supaya anak menyadari kesalahannya dan mau memperbaikinya. Namun, keseringan memarahi anak justru dapat memberi dampak negatif bagi perkembangan otak anak.
Penelitian dilakukan oleh Lise Gliot, Phd. seorang Neuroscientist dari Chicago Medical School mengatakan; Di dalam setiap kepala seorang anak, terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap bertumbuh. Satu bentakan saja mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Satu pukulan atau cubitan , mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. Sebaliknya satu pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak saat itu juga.

Berikut dampak buruk jika sering memarahi anak:
1. Penurunan kepercayaan diri

Anak-anak yang sering dimarahi cenderung akan berpikir bahwa penyebab dia dimarahi adalah karena melakukan kesalahan. Semakin sering anak dimarahi, maka semakin kuat opini pada diri anak bahwa semua tindakannya adalah salah. Sehingga anak takut melakukan hal-hal yang baru, merasa minder dan pada akhirnya anak akan kehilangan rasa percaya diri dan Anak akan lebih memilih diam dan tidak berbuat daripada dimarahi.

2. Depresi
Anak-anak yang sering dimarahi akan mengalami tekanan mental atau depresi. Anak akan jadi lekas marah, egois, agresif, merasa bersalah, dan lambat dalam berpikir, berbicara, atau bergerak. Anak juga cenderung melakukan tindakan kekerasan, baik fisik maupun verbal dan hal ini bisa berlanjut hingga mereka dewasa.

3. Trauma
Kemarahan tidak mengajarkan apa-apa terhadap perkembangan anak, justru membuat renggang ikatan batin antara orang tua dan anak. Anak akan merasa tidak nyaman dan takut karena perilaku orang tuanya. Anak yang sering kena marah bisa mengalami trauma, jika kekerasan verbal yang mereka alami disertai dengan pemberian julukan atau label yang negatif, yang kasar dan tidak yang pantas, seperti anak nakal, anak bodoh dan lain-lainnya

4. Cenderung berkepribadian Introvert
Kepribadian introvert merupakan kondisi psikologis dimana anak lebih pendiam dan cenderung tertutup dan menarik diri dari lingkungannya. Anak enggan mengungkapkan permasalahan yang dihadapinya, takut mengutarakannya karena anak takut dipersalahkan.

Memang tidak mudah menahan diri untuk tidak memarahi anak. Namun, ini lah tantangan bagi para orang tua untuk lebih sabar dan bijak dalam menyikapi perilaku anak.

Tips Menjaga Asupan Gizi Seimbang Saat Puasa

Di saat berpuasa, wajar kalau kukuatan tubuh menurun. Rasa lemas memang sering melanda, asal tidak berlebihan. Jika Anda sampai merasakan sakit kepala, pandangan mata mulai berkunang-kunang dan gelap, tentu hal ini harus segera Anda waspadai. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah karena turunnya kadar gula darah. Gula darah merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Jadi, jika sel-sel dalam tubuh kekurangan energi, Anda akan merasa lemas, pusing, dan pandangan berkunang-kunang.
Turunnya kadar gula darah dalam tubuh dapat disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme karbohidrat atau pola makan yang kurang tepat. Pola makan yang kurang tepat, terutama saat puasapun dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tidak stabil. Kebutuhan gizi dalam tubuh saat berpuasa sebenarnya sama dengan ketika tidak sedang berpuasa yaitu karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Namun disaat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Agar tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik, sel-sel tubuh harus mendapatkan gizi dan energi yang seimbang setiap saat. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengatur agar tubuh tetap memiliki energi saat tidak menerima asupan zat gizi saat puasa. Energi ini berasal dari "bahan makanan sumber energi" yang terdapat dalam makanan yaitu karbohidrat, lemak, dan protein. Sementara itu, vitamin dan mineral berguna untuk membantu proses pembentukan energi dari bahan-bahan tersebut.

Banyak orang yang kurang tepat mengatur pola makannya saat berpuasa. Mereka cenderung makan sebanyak-banyaknya saat berbuka dan makan secukupnya saat sahur. Padahal, pola makan yang baik adalah makan secara bertahap saat berbuka dan makan dalam jumlah yang cukup saat Anda sahur.

Pengaturan komposisi zat gizi pun cenderung kurang diperhatikan. Sebaiknya, tetaplah makan dengan gizi seimbang dengan lebih banyak makan makanan yang mengandung karbohidrat saat berbuka dan melebihkan protein saat sahur. Makan sayur dan buah pun mutlak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bagi tubuh. Dengan gizi yang seimbang, tubuh pun akan tetap sehat selama berpuasa.

Hati-Hati! Ini Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Sarapan

Sarapan merupakan saat yang penting untuk memulai hari Anda, karena dengan sarapan yang tepat, maka Anda akan memiliki energi yang cukup dan baik untuk beraktivitas hingga waktu makan siang tiba. Oleh sebab itu, apa yang Anda masukkan ke perut harus dijadikan perhatian. Meski begitu, jangan sembarangan makan apapun saat sarapan. Konsumsi makanan yang menyehatkan dan kaya protein. Karena masih banyak sebagian orang yang sering melakukan kesalahan saat sarapan, baik kesalahan menu sarapan, pola sarapan, dan lain sebagainya.
Nah, berikut kesalahan mengenai sarapan pagi yang perlu Anda hindari:
1. Tidak sarapan sama sekali

Kesalahan pertama yang mesti Anda hindari adalah tidak sarapan sama sekali. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu pada pagi hari untuk sarapan, Anda bisa menyiapkan bahan-bahan untuk sarapan sejak malam hari atau paling tidak putuskan apa yang ingin Anda makan pada esok pagi.

2. Makan terlalu banyak saat sarapan
Sarapan pagi memang sangat penting, namun bukan berarti Anda bisa makan sepuasnya seperti orang yang tidak makan beberapa hari. Sarapan pagi yang sehat adalah keharusan, namun bukan berarti pula Anda bisa mengkonsumsi makanan yang cenderung berat. Sarapan pagi terlalu berat berpotensi membuat Anda malas dan mengantuk.

3. Sarapan dengan makanan yang sama tiap pagi
Anda bisa makan sereal dan minum susu setiap pagi, karena merupakan jenis makanan paling nyaman dan tidak terlalu menyita waktu Anda terlalu banyak. Meskipun, sereal dan susu baik untuk Anda, namun Anda pun tidak bisa terus menerus mengonsumsinya setiap hari. Tidak hanya membuat Anda kehilangan nutrisi dari sumber makanan lainnya, tapi juga bisa membuat Anda jenuh.

4. Makan terburu-buru
Banyak orang terbangun setengah atau sejam sebelum mereka berangkat kerja. Kebiasaan buruk terlambat bangun tidur akan membuat Anda hanya makan sedikit sekali atau bahkan membeli jajanan di luar dan dimakan sambil berjalan. Ini tidak hanya berisiko membuat makanan jatuh, namun juga Anda akan menelan banyak energi ketika makan dengan cara seperti itu. Anda pun akan cepat merasa lapar dan cenderung membuat Anda ingin makan sepuasnya pada saat siang harinya.

Nah, itulah kesalahan-kesalahan saat sarapan di pagi hari yang harus dihindari.

Ini Kegiatan Rumah yang Bisa Mengasah Kemampuan Otak Anak

Perkembangan otak anak merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh orangtua. Namun, sayangnya orangtua cenderung hanya memperhatikan kecerdasan dan pengetahuan anak. Padahal sebenarnya, ada empat aspek yang perlu diperhatikan jika membicarakan perkembangan otak anak yaitu kemampuan anak berkonsentrasi, pengendalian impuls, daya ingat serta kemampuan perencanaan anak. Keempat aspek ini dapat dilatih dengan melakukan berbagai kegiatan di rumah . Kegiatan ini tidak hanya melatih otak anak, tapi juga mempererat hubungan Anda sebagai orangtua dengan anak.
Berikut kegiatan rumah yang bisa Anda lakukan untuk mengasah kemampuan otak anak:
1. Bercerita

Bercerita ternyata lebih dari sekadar pengantar tidur anak. Ketika anak mendengarkan Anda bercerita, anak akan terlatih memberikan atensi atau berkonsentrasi pada apa yang Anda katakan. Bahkan ketika buku cerita yang bergambar yang Anda pilih, otaknya akan semakin terasah dan meningkatkan kemampuan mengingat.

2. Belajar menerka sesuatu
Coba Anda isi sebuah kantung dengan beberapa jenis mainan. Anda dapat memberikan tema dari mainan tersebut, misalnya hewan, alat transportasi, dan sebagainya. Lalu tantang anak untuk menebak beberapa mainan yang ada di dalam kantung dengan cara merabanya dari luar kantung ataupun dari dalam dan menyuruhnya untuk menutup mata. Permainan ini membutuhkan daya ingat serta kemampuan anak untuk menghubungkan informasi sensor anak dengan pengetahuannya terhadap bentuk tersebut.

3. Menggambar dan mewarnai
Saat menggambar dan mewarnai, anak-anak diharuskan untuk berkonsentrasi. Anak-anak pun melibatkan semua anggota tubuh, pikiran serta perasaan secara bersamaan sehingga membuat anak memahami bagaimana menggunakan kekuatan otak saat melakukan aktivitas ini.

4. Ciptakan taman bermain sendiri bagi anak
Anda tidak harus pergi ke taman bermain untuk bermain rintangan bersama anak. Anda dapat menyusun taman bermain karya Anda sendiri dengan menggunakan beberapa barang di rumah seperti kursi, meja, dan lain-lainnya. Permainan ini menantang anak untuk berpikir kreatif dalam menghadapi rintangan yang berbeda-beda dalam usaha mencapai garis finish. Kegiatan ini juga dapat melatih anak dalam mengontrol gerak tubuh serta merencanakan pergerakan fisiknya.

5. Ajak anak untuk memasak bersama
Tidak dapat dipungkiri anak-anak sangat suka dengan makanan. Hal ini dapat Anda manfaatkan dengan mengajak anak membuat kue bersama-sama. Memasak dengan mengikuti sebuah resep akan melatih anak untuk bekerja dengan perencanaan dan terus memperhatikan langkah-langkah selanjutnya dalam perencanaan tersebut.

Masih banyak kegiatan lainnya yang bisa dilakukan orang tua. Intinya ialah latih anak Anda untuk mengenal banyak hal terutama yang ia sukai dan kreasikan dengan cara mengasyikkan.

Manfaat Sehat di Balik Berpuasa untuk Tubuh

Bulan puasa merupakan saat yang paling ditunggu oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia untuk semakin mendekatkan diri kepada sang pencipta. Terlepas puasa sebagai perintah wajib yang harus dilaksanakan, ternyata puasa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Puasa adalah sesuatu yang baik bila dilakukan dengan aturan yang benar. Selain membersihkan hati dan fikiran, berpuasa juga bermanfaat untuk membersihkan tubuh kita dari racun-racun.
Berikut beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh.
1. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Salah satu penyakit yang paling mematikan adalah sakit jantung. Dan berpuasa memiliki dampak yang baik untuk kesehatan jantung, ketika berpuasa, tubuh melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

2. Menurunkan kadar kolesterol
Sebuah penelitian di Uni Emirat Arab mengatakan bahwa orang yang berpuasa akan mengalami pengurangan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang rendah akan meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung atau stroke. Terlebih lagi jika mengikuti program diet sehat, tingkat kolesterol pun dapat diturunkan dengan mudah.

3. Mengontrol berat badan
Berpuasa dapat membuat tubuh untuk lebih mudah menurunkan berat badan. Tidak perlu Anda melakukan diet yang berlebih untuk menurunkan berat badan. Dengan makan makanan secukupnya dan tetap mengonsumsi makanan yang sehat selama berpuasa.

4. Mengeluarkan racun dalam tubuh
Berpuasa juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh atau mendetoksifikasi. Selama berpuasa, Anda dapat mendetoksifikasi atau mengeluarkan racun dalam sistem pencernaan. Ketika tubuh memakan cadangan lemak untuk mendapatkan energi, cadangan lemak akan membakar setiap racun yang berbahaya dalam tubuh.

5. Mencegah diabetes
Diabetes dapat disebabkan karena tingginya kadar gula yang terdapat dalam tubuh. Dengan berpuasa , mengkonsumsi gula dan makanan yang berlemak akan dapat dikontrol sehingga pada akhirnya dapat mencegah diabetes.

Itulah manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh. Jadi, dengan berpuasa maka tubuh kita pun akan menjadi lebih sehat.

5 Cara Mengajari Anak Berpuasa

Puasa merupakan salah satu kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT bagi umat Islam. Bahkan diantara 5 rukun islam, berpuasa merupakan salah satu ibadah yang mulia. Bulan ramadhan biasanya menjadi ajang pembelajaran bagi anak-anak untuk merasakan bagaimana kehidupan orang yang tidak mampu. Bagi anak-anak yang baru mulai berpuasa, sebaiknya Anda mengajarkan cara berpuasa sejak dini agar terbiasa hingga dewasa kelak. Mengajari anak berpuasa cukup gampang-gampang susah.
Berikut 5 cara mengajari anak untuk berpuasa:
1. Jelaskan kewajiban berpuasa

Sebelum memerintahkan anak untuk berpuasa, sebaiknya Anda mengajari anak Anda tentang kewajiban berpuasa, apa saja yang harus dilakukan selama berpuasa serta manfaat berpuasa bagi dirinya.

2. Berikan makanan yang bergizi
Makanan bergizi membantu anak Anda agar tetap kuat untuk menjalani ibadah puasa hingga waktu berbuka tiba. Berilah segala macam makanan bergizi dan berenergi. Sebaiknya Anda menghindari makanan junk food karena kurang baik untuk sahur ramadhan.

3. Lakukan latihan bertahap
Anak sebaiknya dilatih berpuasa secara bertahap seperti puasa 10 hari pertama sampai jam 10 pagi, kemudian 10 hari selanjutnya sampai jam 12, nah 10 hari terakhir baru Anda coba berpuasa full. Tetapi bila anak Anda tidak sanggup, silahkan latih pada tahun depan.

4. Buatkan menu favorit
Makan di waktu subuh bukanlah hal yang mudah sebab waktu itu bukan waktu makan normal sehingga kita tidak sedikit yang merasa malas makan. Demikian pula halnya anak, untuk mengatasi hal ini sebaiknya Anda membuatkan menu makanan yang disukai anak sehingga ia tetap ingin bangun sahur setiap hari.

5. Berikan hadiah
Hadiah merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi seorang anak. Berilah hadiah khusus sesuai perjanjian apabila anak Anda sanggup melewati target puasanya. Tujuan dari hadiah ini adalah agar anak Anda semakin bersemangat dalam menjalani ibadah puasanya.

Itulah 5 cara mengajari anak untuk berpuasa. Selamat mencoba.