Kamis, 11 Desember 2014

Mengapa Setelah Makan Justru Merasa Ngantuk?

Apakah Anda pernah merasa mengantuk setelah makan? Bukankah dengan makan, kita menambah energi? Lantas mengapa justru rasa mengantuk yang muncul? Biasanya rasa kantuk ini muncul setelah kita makan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Karbohidrat kemudian diubah menjadi glukosa di dalam tubuh sebagai sumber energi. Glukosa dapat digunakan tubuh jika telah masuk ke dalam sel-sel tubuh yang memerlukannya.

Untuk masuk ke dalam sel, glukosa memerlukan suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas bernama insulin. Hormon insulin ini merangsang pembentukan suatu asam amino (komponen penyusun protein) yang bernama triptofan. Selanjutnya triptofan dapat diubah menjadi senyawa melatonin dan serotonin. Kedua senyawa neurotransmitter (senyawa yang mempengaruhi kerja otak) ini akan membuat kita merasa mengantuk.

Selain karbohidrat, lemak juga merupakan sumber glukosa sehingga konsumsi banyak lemak juga dapat menyebabkan kantuk. Pendapat yang lain mengatakan kita menjadi mengantuk setelah makan banyak karena aliran darah akan lebih banyak ke saluran pencernaan kita. Semakin banyak makanan yang kita konsumsi, maka semakin banyak darah yang mengalir ke saluran pencernaan kita. Akibatnya, aliran darah ke otak dan organ-organ lain menjadi berkurang. Hal ini juga menyebabkan pasokan oksigen untuk otak dan organ-organ lain berkurang sehingga kita menjadi lemas dan mengantuk.

Berdasarkan penelitian, ada suatu sel khusus di otak bernama orexin yang bertanggungjawab pada pembakaran kalori dan kondisi terjaga. Sel ini dihambat oleh glukosa dan distimulasi oleh protein. Maka, setelah kita mengonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat kita jadi mengantuk karena sel ini tidak aktif. Begitu juga sebaliknya, setelah kita mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein, kita justru akan terjaga.

Untuk menghindari rasa kantuk setelah makan, maka sebaiknya jangan makan hingga terlalu kenyang. Perbanyak jumlah asupan protein dan kurangi jumlah asupan karbohidrat. Kurangi makanan bertepung dan yang mengandung gula seperti roti, muffin, pasta, cake.

Pilihlah sumber protein dengan lemak rendah seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, ikan, dan daging ayam tanpa kulit, dan lain-lain.

sumber: kesekolah.com

Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan

Tanaman dengan nama latin Mintha Spacata ini merupakan salah satu herbal tertua dan paling popular yang berkembang diseluruh dunia. Tanaman yang umum digunakan sebagai bahan tambahan masakan ini terbagi menjadi beberapa jenis yang masing-masing memiliki aroma yang berbeda. Selain sebagai bahan tambahan rasa pada makanan dan minuman, tanaman ini juga dijadikan sebagai campuran pada bebagai hidangan salah satunya yang banyak dijumpai yakni pada salad buah. Semua orang tentu sudah tidak asing dengan daun mint. Selama ini mint diketahui memiliki bau khas yang bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan napas atau mencegah bau mulut. Namun selain itu, daun mint juga menyimpan beberapa manfaat lainnya untuk kesehatan. Mint bisa membantu mengatasi masalah pencernaan dan sangat cocok jika dikonsumsi setiap hari.

Berikut beberapa manfaat kesehatan dari daun mint: 
1. Alergi 
Tanaman mint mengandung antioksidan yang disebut rosmarinic acid. Asam ini efektif untuk meredakan gejala alergi musiman.

2. Mengatasi pilek 
Mint mengandung menthol. Sementara menthol adalah bahan alami yang bisa mengeluarkan lendir dan membersihkan saluran udara. Dengan begitu, daun mint bisa membantu melegakan pernapasan saat pilek.

3. Mengobati Sakit Kepala 
Jika Anda mengalami sakit kepala, Anda bisa meredakannya dengan cara memijat kepala dengan minyak mint. Minyak yang terbuat dari daun mint tersebut dapat meringankan rasa sakit di kepala. Selain itu dengan menghirup aroma mintnya bisa mengurangi rasa sakit dikepala.

4. Masalah pencernaan 
Manfaat lain dari daun mint adalah melancarkan aliran cairan empedu pada perut. Ini akan mempercepat penyembuhan masalah pencernaan.

5. Morning sickness 
Mint juga cocok sebagai sahabat wanita hamil. Daun mint bisa meredakan mual yang berkaitan dengan morning sickness yang seringkali dialami ibu hamil.

Itulah beberapa manfaat daun mint untuk kesehatan. Tunggu apalagi? Coba tambahkan daun mint untuk makanan Anda dan rasakan manfaatnya sendiri.

sumber: kesekolah.com