Selasa, 13 Mei 2014

Khasiat Putri Malu bagi Kesehatan

Tanaman putri malu adalah jenis flora yang telah lama dikenal memiliki karakter unik, yaitu daun yang akan menutup ketika tersentuh sesuatu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tetapi kemudian tersebar dan tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan di Kepulauan pasifik.

Selain itu, pemilik nama latin Mimosa pudica ini telah lama dikenal sebagai tanaman obat untuk beberapa jenis penyakit, baik dari daun, akar maupun bibit putri malu. Manfaat putri malu bagi kesehatan manusia mulai dikenal sejak lama. Apa saja manfaat dan khasiatnya tanaman putri malu bagi kesehatan.

Beberapa khasiat tanaman putri malu bagi kesehatan:
1. Batuk Berdahak
Tanaman ini juga berkahsiat yang sedang batuk apalagi yang banyak dahaknya. Caranya rebus akar putri malu sebanyak 10-15 gram lalu airnya diminum.

2. Rematik
15 gram akar Mimosa pudica direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Kemudian ditempelkan ditempat yang sakit.

3. Hepatitis
Rebusan putri malu telah diuji mampu mencegah dan mampu mengobati hipetitis. Caranya dengan merebus putri malu sebanyak 10 gram dengan air 200 cc sampai mendidih selama 15 menit. Hasil rebusan diminum rutin.

4. Susah tidur (Insomia)
Bagi orang yang menderita susah tidur, bisa mencoba merebus sebanyak 30-60 gram daum putri malu diminum airnay. Atau rasanya mungkin akan lebih enak kalau mencampur 15 gram daun putri malu denga 15 gram daun sawi langit (vemonia cinerea) dan 30 gram daun callincing lalu direbus dan airnya kemudian diminum.

5. Bronchitis Kronik
Penyakit bronchitis adalah merupakan salah satu penyakit paru-paru. Bagi yang punya penyakit, bisa merebus 60 gram akar putri malu dengan sebanyak 600 cc air, direbus dengan api kecil sehingga menjadi 200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum.

Kandungan kimia dari jenis tanaman putri malu yang sangat penting adalah mimosine yang mempunyai sifat kimiawi dan efek dalam farmakologi antara lain manis, astringen, dan agak dingin. Sedangkan efek farmkologisnya adalah sebagai penenang (tranquiliser), pelancar dahak (expectoran), sedative, anti batuk (antitusif), penurun panas (antipiretic), pelancar air kencing (diuretic), dan anti radang (anti-inflammatory).

Itulah beberapa manfaat dan khasiat tanaman putri malu kesehatan. Semoga bermanfaat..

Cara yang Etis Mendisiplinkan Anak

Semua orangtua pasti ingin agar anak-anak mereka menjadi anak yang disiplin atau patuh terhadap mereka. Anda sebagai orangtua akan memastikan dan mengajarkan kepada anak mereka bagaimana cara berperilaku yang sopan dan bertutur kata yang baik.
Jennifer A. Powell-Lunder, psikolog anak mengatakan, bagi anak, orangtua adalah pahlawan dan contoh bagi mereka dan jika kita memberi contoh yang negatif dan agresif maka mereka pun akan mencontohnya. Namun terkadang ada beberapa kesalahan yang dilakukan para orangtua di dalam mendisiplinkan anak-anak mereka. Hal-hal inilah yang harus dihindari para orangtua saat mendidik anaknya.

Jangan melanggar aturan yang telah Anda buat 
Sebagai orangtua, Anda adalah panutan bagi anak-anak Anda. Di kala Anda melarang anak Anda untuk melakukan atau menyuruhnya untuk berbuat sesuatu, Anda sendiri juga harus menaati dan melakukannya. Misalnya, Anda mengharuskan anak Anda untuk gosok gigi sebelum tidur, bangun pagi atau melarang anak Anda bermain di malam hari, membuat aturan jam belajar dan lain sebagainya.

Anda sendiri harus menaati hal-hal yang kiranya Anda bisa lakukan sebagai panutan untuk anak Anda dan janganlah sering Anda melanggarnya, karena jika Anda melanggarnya secara terus-menerus, maka anak Anda akan berpikir bahwa dia juga bisa melakukannya dan kembali lagi untuk tidak disiplin dalam aturan-aturan yang Anda buat.

Akan tetapi, sebelum menasehati atau membuat aturan untuk anak Anda, sebaiknya Anda berinstropeksi kepada diri Anda sendiri terlebih dahulu. Apakah Anda sudah benar dalam memberi contoh dan apakah Anda sudah mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk Anda, agar tidak dicontoh oleh anak-anak Anda nantinya.

Jangan asal memberikan hukuman 
Hukuman harus sesuai dengan apa kesalahan yang diperbuat oleh sang anak. Terkadang dalam mendidik anak, para orangtua bisa kelewatan dalam memberi hukuman. Memberikan hukuman kepada anak terkadang dapat menimbulkan trauma atau luka kepada sang anak, apalagi hukuman yang diberikan sangat amat keras kepada anak Anda.

Hal ini akan menimbulkan rasa takut sang anak ataupun juga rasa benci anak kepada Anda. Sebaiknya, dengarkan penjelasan anak Anda sampai selesai terlebih dahulu dan suruhlah dia untuk berkata jujur. Kemudian nasehatilah anak Anda dengan baik agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Beri penjelasan yang baik kepada anak Anda mengapa hal tersebut tidak baik dan apa akibatnya jika terulang kembali. Berikan dia penjelasan juga akan konsekuensi yang akan didapat jika anak Anda mengulangi kesalahannya.

Jangan memarahi anak ketika sedang emosi atau banyak masalah 
Ketika kita sedang emosi, lelah, banyak pikiran ataupun mendapat berbagai masalah di dalam keseharian kita. Kita akan sangat amat sulit untuk berpikir lebih jernih dan meredam emosi yang ada dibenak kita. Hal-hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak dapat kita hindari tentunya. Di kala hal tersebut sedang melanda para orang tua dan tiba-tiba sang anak melakukan kesalahan.

Kebanyakan dari para orangtua tidak dapat meredam emosi mereka dan dapat memberikan hukuman yang berlebih kepada sang anak agar tidak kelewatan ketika memarahi atau memberi hukuman yang berlebihan kepada anak. Sebaiknya para orangtua harus bisa menenangkan pikiran terlebih dahulu, istirahatkan badan Anda jika bisa, kemudian cobalah untuk melupakan sejenak masalah dan lelah yang melanda. Kemudian baru Anda bisa menasehati anak Anda. Bicarakan baik-baik tentang kesalahan yang dia perbuat dan temukan solusinya.

Setiap orang pasti berbuat kesalahan, termasuk orangtua, namun yang paling penting adalah bagaimana cara Anda mengatasi dan memperbaiki kesalahan. Anak akan belajar untuk berbesar hati dalam mengakui kesalahan, dan mampu bangkit lagi.