Jumat, 22 Mei 2015

Tumbuhkan Sikap dan Jiwa Pemimpin Anak Sejak Usia Dini

Membentuk sikap kepemimpinan anak memang tidak mudah butuh kesabaran dan kesiapan yang matang, setiap orang tua tua pasti mendambakan buah hatinya kelak akan menjadi seorang pemimpin. Entah suatu hari nanti sang buah hati akan menjadi pemimpin negeri ini, pemimpin dunia, ataupun menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.

Jiwa kepemimpinan memang sangatlah penting dimiliki oleh setiap anak karena dengan begitu anak akan mulai belajar tanggung jawab dan hidup mandiri. Maka dari itulah mendidik dan membangun jiwa kepemimpinan dalam diri anak harus dilakukan sejak dini. Pada zaman sekarang kita banyak menyaksikan berbagai macam fenomena dan berita mengenai pemimpin yang tersandung masalah hukum. Nah, oleh karena itu penting sekali bagi Anda sebagai orangtua untuk membangun dan menerapkan jiwa kepemimpinan yang amanah dan jujur pada diri anak.

Tanamkan sikap percaya diri 
Sikap pertama yang harus Anda lakukan dalam membangun jiwa kepemimpinan pada anak yaitu dengan menumbuhkan sikap percaya diri. Ajarkan pada anak untuk lebih berani dalam menunjukan kemampuan yang dimilikinya. Dalam menumbuhkan sikap percaya diri pada anak sebaiknya Anda menghindari perkataan yang bisa membuat anak merasa tertekan. Gunakanlah kata-kata yang lebih halus ketika memberikan saran atau kritik pada anak.

Tanamkan sikap jujur pada anak 
Kejujuran adalah salah satu sikap yang sangat penting dalam membangun jiwa kepemimpinan pada anak. Kejujuran tidak hanya berlaku ketika menjadi seorang pemimpin, akan tetapi kejujuran akan membawa kebaikan sepanjang masa. Supaya lebih mudah untuk mengajarkan kejujuran pada anak sebaiknya Anda memberikan contoh secara langsung. Dengan begitu anak akan lebih mudah untuk memahami arti kejujuran dan manfaatnya bagi kehidupan.

Ajarkan supaya berani berpendapat 
Seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk beropini dan mempunyai gagasan yang hebat. Anda harus membangun dan mengajarkan semua itu pada anak sejak dini. Selain itu, Anda juga harus memberi pengertian pada anak untuk menghargai pendapat orang lain dan bersikap lapang dada ketika pendapatnya tidak diterima oleh forum. Cara sederhana untuk mengajarkan anak supaya berani berpendapat adalah dengan memberikan kebebasan pada anak untuk mengungkapkan setiap alasan dari tindakan yang diperbuatnya.

Ajarkan sikap saling menghargai 
Toleransi atau saling menghargai adalah salah satu sikap dasar yang harus diajarkan pada anak. Anda sebagai orangtua dituntut untuk memberi pengertian pada anak mengenai pentingnya menghargai setiap perbedaan. Hal ini sebagai langkah awal dalam membangun jiwa kepemimpinan dalam diri seorang anak. Anak yang memiliki sikap toleransi cenderung lebih mudah untuk menerima kekalahan dan bersikap lapang dada.

Karakter baik pada anak merupakan cerminan dari orangtuanya. Dalam hal ini orangtua harus menjadi teladan dan pendidik yang memberikan contoh baik bagi anak-anak. Pendidikan dasar tentang moral dan etika adalah unsur yang paling penting bagi anak disamping pendidikan formal disekolah. Pendidikan yang diberikan oleh orangtua menjadi modal anak untuk tumbuh dan berkembang di dunia luar.

sumber: kesekolah.com