Jumat, 08 Januari 2016

Hati-Hati! Ternyata Lilin Lebih Bahaya dari Rokok

Saat listrik mati di malam hari, lilin menjadi salah satu solusi untuk menerangi ruangan. Namun dibalik manfaatnya tersebut, ternyata lilin mengandung zat kimia berbahaya seperti pada rokok, bahkan dimungkinkan lebih membahayakan dibandingkan rokok. Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, lilin setidaknya mengandung 20 racun seperti trikloroetana, aseton, xylene, fenol, kresol, dan klorobenzena yang mampu menyebabkan kanker, berbagai macam iritasi pada paru-paru, serta kerusakan organ tubuh termasuk otak. Selain bahaya tersebut, berikut bukti lain bahwa lilin bisa membahayakan kesehatan.
Sakit kepala
Kebanyakan orang justru sakit kepala saat menghirup lilin, meskipun itu lilin aromaterapi. Hal ini disebabkan karena lilin mengandung bahan kimia berbahaya seperti benzena dan toluena.

Masalah pernapasan
Parafin dalam lilin ternyata mampu memperburuk asma dan menyebabkan masalah pernapasan. Selain itu asap dari lilin juga dapat mengiritasi paru-paru.

Memicu reaksi alergi
Aroma sintetis di lilin ternyata dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan Anda dan meningkatkan sekresi pernapasan. Hal ini dapat berujung pada memicu reaksi alergi pada sebagian orang.

Kanker
Hal terburuk dari asap lilin adalah mampu menyebabkan kanker. Sebab asap lilin mengandung benzena dan toluena yang aromanya sebenarnya sama seperti Anda mencium aroma diesel.

Tumor ginjal
Asap dari lilin selain mengganggu kesehatan pernapasan juga dapat menyebabkan tumor ginjal. oleh karena itu para ahli kesehatan menyarankan agar Anda membatasi menghirup asap lilin.

Menyebabkan ketidakseimbangan hormon
Menghirup asam lilin ternyata juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang membuat kerusakan pada otak, paru-paru, serta hati. Hal ini terjadi karena lilin mengandung timbal yang membantu mereka agar tetap berdiri tegak.

Untuk menghindari bahaya tersebut, Anda bisa mencoba cara dengan memastikan bahwa sirkulasi udara di ruangan Anda lancar. Serta hindari menggunakan lilin beraroma. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar