Jumat, 04 Desember 2015

Hindari Hal Ini dalam Pembentukan Pribadi Anak

Memiliki anak yang sudah menginjak usia balita sepertinya gampang-gampang susah. Saat anak masih balita, orang tua menjadi sangat toleran terhadap kondisi tertentu, namun ada kalanya ketika beberapa anak sangat nakal orang tua akan kesulitan dalam menemukan situasi untuk menghadapinya dan bahkan tidak jarang Anda dibuat pusing bagaimana menemukan solusi yang tepat untuk mendidik anak balita. Sudah tidak diragukan lagi bahwa menjadi orang tua bukanlah perkara yang mudah, Anda sebagai orang tua dituntut untuk menghasilkan anak yang mandiri dan penuh dengan tanggung jawab. Kesalahan kecil dalam mendidik anak bisa berakibat fatal yang juga dapat berakibat pada pola hidup dan kebiasaan anak itu sendiri. Akibatnya, anakpun tumbuh tidak sebagaimana yang diharapkan. Untuk lebih mengenalkan bagaimana pola lingkungan yang baik untuk mendidik anak, berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat mendidik anak:
Mengancam
Menghadapi anak yang sedikit susah diatur memang memusingkan bahkan tidak jarang hal itu justru sedikit menjengkelkan. Namun perilaku mengancam meski secara halus maupun kasar tidak dibenarkan. Ancaman memang efektif agar membuat anak mau menuruti semua perintah kita, namun hal itu hanya bersifat sementara. Karena didasari pada rasa takut bukan kesadaran anak semata. Dan kelak jika si anak sudah mulai mengerti ia akan merasa dibohongi.

Waspadai Perilaku Anda
Anak-anak cenderung akan meniru segala perilaku yang dilakukan oleh orang tuanya. Perilaku Anda seperti berbicara dan berperilaku semuanya akan ditiru oleh anak. Untuk itu, sebaiknya lebih berhati-hati dalam berbicara dan bertindak ketika berada dihadapan anak. Salah-salah, mereka akan malah meniru semua perilaku Anda termasuk dengan kebiasaan buruk Anda.

Terlalu Menekan
Sikap terlalu mengatur dan mengarahkan anak, tanpa memperhatikan hak anak untuk menentukan keinginan dan jalannya sendiri atau mengembangkan minat dan bakatnya pada bidang yang mereka cintai. Akan berakibat pada psikologisnya seperti akan menjadi lamban, tidak memiliki pendirian, selalu bekerja sesuai perintah layaknya robot, dan bukan tidak mungkin menjadikan anak menjadi suka melawan saat ia mulai bisa membela diri nanti. Untuk itu, akan lebih baik jika Anda memberikan kesempatan anak untuk memilih bidang mana yang mereka sukai.

Melanggar Janji
Saat Anda membuat janji pada anak kecil jangan pernah sesekali menganggapnya sebagai hal yang sepele dan bisa dilanggar karena mereka masih kecil. Anak di usia dini justru akan mengerti dengan lebih baik daripada yang Anda bayangkan. Mereka akan mengerti apakah Anda menunjukkan prioritas atau tidak terhadap mereka. Untuk membentuk pribadi anak yang lebih baik, ada baiknya jika Anda juga menepati apa yang sudah Anda janjikan pada anak.

Mendorong Anak Terlalu Keras
Dukungan dan dorongan memang penting diberikan pada anak agar anak terpacu dan termotivasi untuk melakukan beragam hal yang positif. Namun ada hal yang harus Anda waspadai adalah ‘mendorongnya’ secara berlebihan. Mungkin saat teman-teman seusianya bisa melakukan sesuatu, hal yang sama juga ingin dipaksakan pada anak sendiri. Alih-alih anak menjadi termotivasi, mereka malah akan tertekan dan depresi dibuatnya. Untuk itulah, sebaiknya sesuaikan porsi prestasi dengan kemampuan anak agar ia tidak terlalu terbebani.

Terlalu Memanjakan Anak
Menghujani anak dengan terus-menerus membelikannya barang-barang mewah dan mahal atau memberikannya pelayanan istimewa, tanpa mempertimbangkan apa yang sesungguhnya mereka butuhkan. Hanya akan melahirkan anak dengan pribadi yang gampang bosan, kurang memiliki daya juang, dan kurang inisiatif. Untuk itulah, cukupkan pelayanan dengan apa yang dibutuhkan anak, sebelum ia terbiasa dengan perilaku Anda yang ‘memanjakannya’.

Sebenarnya tidak ada orangtua yang sempurna, karena itu sebagai orangtua seharusnya dituntut untuk lebih berhati-hati dalam bersikap.

sumber: kesekolah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar