Selasa, 16 Desember 2014

Pelajaran Hidup yang Harus Diajarkan kepada Anak

Pelajaran hidup merupakan pengalaman pribadi yang pernah dialami orangtua. Jika Anda ingin mengajarkan tentang kehidupan, Anda harus mulai sejak mereka anak-anak. Anak kecil memang jarang memiliki waktu keluarga yang berkualitas terutama jika kedua orang tuanya sama-sama bekerja. Jika pun ada, pastilah yang cenderung dilakukan adalah bersenang-senang bersama. Namun sesekali Anda juga perlu menanamkan pelajaran hidup kepada anak-anak Anda. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka supaya bisa menjalani hidup dengan lebih baik.

Agar anak mau memperhatikan Anda dengan seksama, tentunya diperlukan suasana yang tenang, santai dan akrab. Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk mencoba melakukannya, di mana tidak seorang pun sedang terbeban dengan masalah pekerjaan maupun tugas sekolah. Lantas, apa saja pelajaran hidup yang harus diketahui oleh anak?

Bersyukur 
Bersyukur merupakan sikap hati yang lebih dari sekedar berterima kasih ketika seseorang memberi sesuatu atau menolong. Ajari anak-anak untuk menghargai semua yang mereka miliki bahkan dari hal terkecil sekalipun.

Perlakukan orang lain seperti diri sendiri 
Apa yang harus diajarkan yaitu sikap menghormati. Menghormati berarti mendengarkan dengan penuh perhatian ketika seseorang berbicara, melihat mata orang yang diajak berbicara dan bersikap sopan. Menghormati juga bisa diterapkan dalam hal yang paling sederhana yang biasa dilakukan anak-anak misalnya mengemasi kembali mainannya supaya tidak membuat orang lain tersandung oleh mainan tersebut.

Kerja Keras 
Kemalasan saat kecil membuat anak menjadi pemalas saat dewasa. Anak tidak boleh dimanjakan untuk semua hal. Buat mereka lebih bertanggung jawab pada hal-hal yang mereka lakukan dalam hidup. Memanjakan baik untuk beberapa hal. Tapi memanjakan berlebihan hanya akan membuat mereka malas.

Hidup tidak selalu mudah 
Apa yang harus diajarkan adalah empati. Memahami perasaan orang lain merupakan inti dari empati, dan ketika ini diajarkan dengan benar, kemungkinan besar bisa mencegah intimidasi di masa depan. Mengajarkan anak cara berbagi dengan anak-anak yatim piatu atau pengemis, serta membantu saat teman sedang membutuhkan bantuan merupakan cara yang bagus untuk memulai mengajarkan empati.

Jujur 
Orangtua perlu menanamkan sejak dini perihal kejujuran. Memang benar, mengatakan kebenaran adalah pelajaran yang paling sulit dari semua. Namun bagaimana pun juga, larang anak untuk berbohong setakut apapun dia terhadap konsekuensi yang bakal ditanggungnya. Berikan pujian kepadanya setiap kali ia mau berkata dengan jujur.

Jadi, sudah siapkah Anda mengajarkan hal di atas kepada anak?

sumber: kesekolah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar