Senin, 21 Juli 2014

Anak Menjadi Nakal, Apa Penyebabnya?

Betapa bahagianya para orang tua apabila anaknya menginjak usia sekolah dapat bersekolah dengan baik, bisa bangun di pagi hari, tidak bermasalah dengan teman-temannya, rajin belajar, sopan dan lain-lain. Namun apabila anak tumbuh dan berkembang tidak sesuai dengan yang diinginkan, misalnya: rewel, suka memberontak, membangkang dan sebagainya. Orang tua seringkali bingung cara mengatasinya. Ketika orang tua menasehati anaknya tetapi tidak ada perubahan yang mendasar terjadi pada anaknya, kadang orang tua malah bertindak dengan menghukum anaknya atau memarahi anaknya. Orang tua adalah sosok yang paling khawatir jika kalau anaknya menjadi nakal dan susah dinasehati. Memang seharusnya orangtua harus benar dan cerdik dalam mendidik anak sejak dini. Penentuan masa depan anak-anak akan sangat bergantung pada pembentukan karakter dan kepribadian mereka.

Ini penyebab si anak menjadi nakal: 
1.Lingkungan sekitar 
Lingkungan akan mencerminkan diri seseorang. Mereka yang tinggal di lingkungan pedesaan bisa menjadi petani yang hebat, mereka yang tinggal di daerah laut, akan pintar menjadi nelayan, hal ini biasa sekali didengar oleh kita tentunya. Seseorang akan menjadi baik biasanya jika berada di lingkungan yang baik. Jadi orangtua sebaiknya memperhatikan lingkungan sekitar si anak.

2.Cara mendidik 
Bervariasi cara mendidik anak yang dikatakan tepat dan benar. Di era pemberitaan sekarang, banyak orangtua yang mengomeli, memukul dan menganiaya anaknya agar menjadi pembelajaran. Hal ini cenderung negatif karena akan merusak mental dan psikis si anak, bahkan akan membuat si anak menjadi stres atau depresi. Orangtua seharusnya banyak mendengar, menjadi panutan dan memberi perhatian lebih ke anak.

3.Opinion leaders 
Opinion leaders atau panutan yang biasanya seseorang ikuti adalah sosok yang paling melekat pada diri seseorang, contoh: orangtua, guru, artis, tokoh dunia atau bahkan pemain sepakbola. Umumnya, orang dewasa bijaksana dalam memilah hal yang baik dan buruk dari opinion leaders, namun anak yang masih belum mengerti akan cenderung mengikuti semua yang dilakukan atau diajarkan opinion leaders mereka. Hal ini tentu harus diawasi oleh para orangtua karen akan membahayakan si anak.

4.Waktu luang 
Banyak keluarga yang orangtua-nya adalah pekerja keras. Sebuah hal positif namun akan menjadi bumerang bagi sebuah keluarga. Sesibuk apapun pekerjaan orangtua, harus tetap ada kebersamaan dengan keluarga, seperti pergi saat liburan, mengobrol, atau melakukan hobi bersama. Setidaknya hal ini dilakukan seminggu sekali atau bahkan setiap hari. Hal ini sangat efektif untuk membuat si anak menjadi hangat dengan keluarga.

5.Masalah pribadi 
Orangtua seharusnya menjaga masalah yang terjadi dalam hubungan pasutri. Sangat tidak baik apabila si anak mendengar pertengkaran antara orangtua mereka. Ini akan menjadi masalah utama yang menyerang mental si anak. Akan ada baiknya menjaga hal pribadi yang seharusnya anak tidak perlu mengetahuinya, atau mencari waktu yang tepat untuk menceritakan masalah yang seharusnya si anak mengetahui.

Itulah beberapa hal yang menjadi faktor membuat si anak menjadi nakal. Semoga para orangtua dapat mendidik anaknya dengan cara yang tepat dan benar. Semoga bermanfaat.

Sumber : kesekolah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar