Senin, 23 Februari 2015

Tips Menghadapi Anak Suka Mengumpat

Orangtua merasa senang dan bangga kalau anaknya mahir berbicara dan berani mengungkapkan emosinya. Namun, perasaan positif ini dapat menjadi negatif ketika si kecil merespons sikap dan ucapan Anda dengan bantahan bahkan mengumpat.

Mengumpat atau kata-kata menyumpahi telah menjadi hal yang sangat umum di kalangan anak-anak usia muda, terutama remaja. Pergaulan dan lingkungan tempat tinggal mereka juga dapat menjadi salah satu hal yang membuat anak sering mengumpat. Nah, jika anak-anak Anda sudah mulai mengumpat di sekolah, rumah atau tempat lain , berikut beberapa tips yang membuat anak berhenti mengumpat.

1 . Peranan Orang Tua 
Salah satu penyebab yang membuat anak-anak Anda mengumpat dan menyumpahi teman-teman mereka yaitu karena lingkungan terdekat mereka. Seperti yang diketahui, anak-anak akan lebih cepat belajar mengumpat saat mereka melihat orang di sekeliling mereka mengatakan hal seperti itu. Karena itu, Anda sebagai orang tua harus mulai berhenti mengumpat agar dapat menjadi contoh yang baik untuk anak-anak.

2. Menegur Anak Setiap Kali Mengumpat 
Sebelum anak mulai mengumpat, sebaiknya siapkan sebuah hukuman untuk mereka karena cara ini dipercaya cukup efektif untuk menghilangkan kebiasaan mengumpat anak. Setiap kali Anda mendengar anak mengumpat, Anda dapat menegur dengan cara menjelaskan mengenai hal buruk apa yang akan terjadi saat mereka mengumpat dan hukuman apa yang akan mereka dapatkan saat mengulangi perkataan itu lagi. Ini adalah salah satu metode yang paling konvensional yang biasa digunakan orang tua saat mereka ingin anak-anak mereka lepas dari kebiasaan buruk.

3. Jelaskan Dampak dari Mengumpat 
Saat anak tidak juga berhenti mengumpat, jelaskan pada mereka mengenai dampak dari hal tersebut. Apa saja yang dapat terjadi saat mereka mengumpat, misalnya saja saat mengumpat mereka akan dicap sebagai orang yang memiliki cerminan pendidikan buruk dan bisa menyinggung perasaan orang lain. Jika Anda tidak menjelaskan kepada anak-anak dampak dari mengumpat, maka mereka tidak akan pernah mengerti mengapa mereka harus berhenti mengumpat. Rangkul anak dengan kasih sayang dan jelaskan tentang dampak dari mengumpat. Jelaskan dengan bahasa sederhana yang dapat mereka pahami sesuai usia anak.

4. Lingkungan Anak di Sekolah 
Anak-anak cenderung mengumpat dikarenakan mendengar dari teman-teman sekelas mereka. Anda dapat berkonsultasi dengan guru di sekolah mengenai anak yang sering mengumpat dan tekankan pada guru untuk menghubungi orang tua mereka. Ini dilakukan agar tidak memberikan pengaruh negatif bukan hanya pada anak Anda melainkan pada anak lain yang berada dalam kelas.

5. Menerima Sebagai Tahap dari Mendidik 
Ketika anak-anak sudah mencapai usia tertentu, mereka cenderung memiliki dorongan untuk masuk ke dalam kelompok sebaya mereka dan ingin terlihat lebih keren. Karena itu tidak jarang mereka mengumpat untuk lebih terlihat keren di kalangan teman sebaya mereka. Saat Anda mendengar anak mengumpat jangan jadikan sebuah beban atau masalah karena itu merupakan bagian dari tumbuh kembang anak yang harus dihadapi dalam membesarkan anak dan masih membutuhkan penjelasan.

Semoga bermanfaat..

sumber: kesekolah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar