Kamis, 23 Oktober 2014

Tips Ajari Anak Teruskan Usaha Keluarga

Umumnya,usaha keluarga akan diturunkan kepada anak-anak dan cucu-cucu. Seringkali anak-anak dan cucu akan diajarkan untuk bisa mengelola usaha tersebut. Hal ini tentulah membutuhkan kerja sama yang baik antara orang tua dan anak. Diperlukan juga hubungan yang harmonis dan solid antar anggota keluarga. Yang jelas hubungan keluarga yang kompak dan harmonis tersebut bisa jadi penentu utama kesuksesan usaha yang dijalankan.

Tentu akan sangat rumit jika Anda sebagai anak harus melanjutkan usaha keluarga tersebut. Masalah juga tidak terbatas pada perbedaan minat dan hobi, namun bisa juga menyangkut pilihan karir. Bukan tidak mungkin Anda dan orang tua akan sangat bertolak belakang dalam menentukan pilihan karir atau pekerjaan yang harus dijalani. Jika Anda menginginkan anak-anak untuk melanjutkan usaha yang Anda jalani, sebaiknya lakukan hal-hal berikut semenjak dini, di antaranya:

1. Kenalkan anak pada usaha sejak dini 
Bagi Anda para pengusaha, sangat penting untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia usaha yang Anda tekuni. Hal ini tentulah harus dilakukan semenjak dini atau sejak anak bisa diajak berkomunikasi dan berbicara. Pengenalan bisa dimulai dengan menceritakan sejarah dan asal-usul usaha yang Anda miliki tersebut. Bisa juga dengan cara mengajak anak-anak untuk ikut serta ketika Anda tengah memantau dan mengawasi karyawan-karyawan Anda yang sedang bekerja.

2. Kenalkan anak pada orang-orang yang Anda percaya 
Dalam dunia usaha seringkali seorang bos akan mempunyai orang-orang kepercayaan. Orang-orang tersebut yang biasanya bertindak sebagai tangan kanan yang bertanggung jawab penuh menjalankan usaha ketika Anda sebagai bos tengah sibuk dengan urusan lain. Nah, mengenalkan anak pada orang-orang kepercayaan Anda tentu akan membantunya untuk memahami dan mengerti struktur kepegawaian dalam usaha yang Anda jalankan. Dengan begitu, ia juga akan menjalin kedekatan dengan tangan kanan Anda, yang mungkin saja suatu saat akan menjadi orang kepercayaannya juga kelak.

3. Jangan memaksa 
Yang terpenting dan wajib dipahami oleh semua orang tua adalah bahwa hal-hal yang dipaksakan tidak akan pernah berakhir baik. Jadi, jika ternyata setelah usaha-usaha yang sudah Anda lakukan tapi anak tetap saja enggan, maka jangan memaksakan kehendak. Berilah anak Anda kebebasan untuk memilih jalan bagi masa depannya

4. Ajarkan untuk ikut andil dalam usaha Anda 
Mengajarkan anak untuk bisa berpartisipasi dalam usaha yang Anda dijalankan tentunya bisa dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya, ajarkan anak untuk ikut membantu mengangkat barang, mengantar pesanan, atau berbelanja bahan-bahan produksi. Sekalipun terkesan sepele, hal-hal tersebut jelas akan bermanfaat di masa yang akan datang.

5. Ciptakan suasana menyenangkan 
Jika Anda menginginkan anak-anak untuk bisa tertarik pada usaha yang Anda tekuni, maka ciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Hal ini tentu akan sangat penting untuk menarik minat anak akan usaha yang Anda jalankan. Ciptakan suasana kekeluargaan, santai, dan cenderung fun agar anak tidak merasa sedang bekerja.

sumber: kesekolah.com

Rasa Takut Berlebihan pada Anak? Ini Cara Mengatasinya

Rasa takut yang dialami anak adalah hal biasa. Namun, ada baiknya para orangtua membantu mengatasinya agar ketakutan tersebut tidak berlanjut menjadi fobia. Mungkin orangtua harus bisa memahami dengan rasa takut anak terhadap sesuatu. Misalkan saja anak kita sering takut jika bertemu dengan badut, atau kesenian tradisional yang menggunakan berbagai macam topeng seperti reog, ondel-ondel dan yang lainnya.

Ketakutan anak ini, sebenarnya terjadi lantaran anak tersebut sering sekali didoktrin dengan berbagai hal yang menakutkan. Ketika anak dihadapkan dengan berbagai jenis hal yang mereka takutkan maka tidak jarang anak tersebut sering menangis dan cenderung untuk mengurung dirinya lantaran rasa takut. Lantas bagaimana cara orangtua agar anak tidak lagi merasa takut dengan berbagai hal yang menyeramkan seperti di atas.

Berikut cara terbaik bagi orangtua untuk mengatasi ketakutan anak: 
1. Pahami rasa takut anak, jangan memaksakannya untuk berani berinteraksi dengan si badut. Dekatkan anak dengan hal-hal yang menyeramkan, bukan malah menjauhkannya. Cukup Anda beri contoh seperti berfoto dengan badut dan berinteraksi dengan mereka agar anak tahu bahwa badut tidak membahayakan. Beri pengertian pula bahwa badut sama seperti kita hanya saja mereka memakai kostum lucu. Bila perlu, mintalah si badut untuk membuka topengnya agar anak tahu bahwa di balik topeng badut adalah manusia biasa.

2. Jika anak punya teman atau kakak yang sering menggodanya, ingatkan mereka agar mereka tidak mencela dan menjadikan objek tertawaan akan ketakutannya tersebut. Celaan akan membuatnya semakin benci dan takut dengan figur-figur tersebut.

3. Adakalanya Anda harus mengarang cerita imajinasi tentang kebaikan figur-figur tersebut yang suka menolong anak-anak dan baik hati. Berikan image positif tentang badut, ondel-ondel, dan topeng agar anak mau mengenal mereka.

4. Jika anak tetap mengalami rasa takut berlebihan, tunjukkan pada mereka bahwa Anda memahami rasa takutnya dan siap menemaninya. Berikan ucapan-ucapan yang lembut dan menenangkan dan mintalah orang di sekitar untuk memahaminya juga.

5. Pastikan anak merasa dicintai. Jika anak anda merasa bahwa Anda sangatlah mencintainya, maka iapun merasa bahwa anda akan selalu ada untuk dirinya. Hal itu tentu saja dapat mengatasi rasa takut.

Jangan biarkan rasa takutnya terbawa hingga dewasa. Menangani rasa takut anak dengan cara yang tepat akan membuat anak lebih ceria dalam menghadapi kesehariannya dan mengenal dunia apa adanya.

sumber: kesekolah.com

Selasa, 21 Oktober 2014

5 Hal yang Bisa Membuat Anda Menjadi Pelupa

Setiap manusia pasti memiliki sifat pelupa yang terkadang membuat orang tersebut menjadi sulit untuk menjalankan aktivitasnya. Bahkan tidak jarang orang yang pelupa merasa stres dengan keadaannya sehingga menambah beban hidupnya lebih buruk. Sering lupa dan sulit mengingat sesuatu? Bisa jadi, ada masalah yang membuat sistem perekam otak Anda terganggu. Jika Anda punya kebiasaan lupa sebaiknya jangan disepelekan.

Cari tahu apa penyebab Anda mudah lupa lewat tanda berikut ini: 
1. Kadar gula darah tinggi 
Penyimpanan memori bisa terganggu akibat tingginya gula darah Anda. Awas, kondisi ini bisa menggangu bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya kendalikan asupan gula Anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin. Dan, jangan lupa menjaga pola makan sehat serta tetap aktif. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes.

2. Kurang Istirahat 
Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek. Pertajam daya ingat Anda dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika Anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.

3. Metabolisme menurun 
Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi: tidak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini.

4. Mengalami depresi 
Penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat merosot. Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, makin banyak sel-sel otak yang hilang, daya ingat akan makin sulit ditingkatkan.

5. Terlalu banyak kosumsi obat 
Jika mengonsumsi lima atau lebih obat, Anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang Anda konsumsi. Jika sebuah iklan farmasi tampak menggiurkan, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau hanya konsumsi obat sesuai dengan resep.

Ternyata banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi pelupa. Namun hal tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan konsumsi makanan sehat. Sebab makanan yang mengandung asam lemak omega 3 dapat membantu Anda dalam mempertajam ingatan.

sumber: kesekolah.com

Duduk Lama di Depan Komputer? Ini Tips Sehatnya

Komputer saat ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa di lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Meski sudah bukan rahasia lagi bahwa duduk berlama-lama di depan komputer itu tidak baik untuk kesehatan, tetapi sebagian tetap saja tidak bisa meninggalkannya. Tidak kurang setiap orang yang bekerja di depan komputer menghabiskan hampir separuh waktunya di depan komputer, baik untuk menyelesaikan tugas maupun pekerjaan.

Untuk menghindari terjadi masalah kesehatan, seorang pakar kesehatan, dr Helen Lee, DC, memberikan berbagai tips untuk memperbaiki postur tubuh Anda. Postur duduk yang buruk dapat menyebabkan kesehatan yang buruk juga. Duduk dalam waktu yang lama, tahun demi tahun dapat membuat sirkulasi tubuh menurun, memperlambat metabolisme, ketidakseimbangan gula darah dan berpengaruh pada keseimbangan postur otot.

Berikut bebrapa tips sehat saat di depan komputer: 
1. Postur Tubuh 
Memiliki kursi sebaik apapun jika cara duduk Anda salah maka tidak akan memperbaiki postur tubuh Anda. Hindari membungkuk, terlalu dekat dengan keyboard komputer dan menyilangkan kaki.

Berikut cara duduk yang tepat: 
*. Kedua kaki diletakkan lurus di lantai dengan lutut sedikit lebih tingi daripada pinggul atau bangku.
*. Siku nyaman di samping atau diletakkan di sandaran kursi dan bahu tetap lurus rileks.
*. Kepala memandang lurus ke depan
*. Fokus pada pernapasan perut untuk meningkatkan oksigen ke tubuh. Pernapasan perut juga membuat tubuh tetap santai.

2. Menaruh bantal kecil 
Dr Lee menyarankan taruh bantal kecil di belakang punggung bawah Anda. Agar sekitar pinggang dan bokong dapat nyaman dan beristirahat.

3. Banyak minum air 
Dehidrasi dapat membuat Anda mudah lelah dan cara duduk cenderung merosot saat Anda kekurangan air dalam tubuh. Minumlah air putih, teh atau jus agar terhindar dari dehidrasi.

4. Bergerak 
Hindari duduk seharian di kursi. Bergeraklah secar teratur dengan bangun setiap 15 sampai 30 menit sekali untuk meregangkan otot. Anda juga bisa berjalan-jalan untuk meningkatkan energi.

Dengan selalu menerapkan cara tersebut, maka secara otomatis menjaga kesehatan Anda. Semoga bermanfaat.

sumber: kesekolah.com

Senin, 20 Oktober 2014

Badan Sering Lemas? Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan lemas seharian? Bahkan sampai tidak ada semangat sekali untuk beraktivitas. Pada umumnya, kondisi lemas dan lelah banyak dikaitkan oleh indikasi dari penyakit-penyakit. Namun sebelum lebih jauh berbicara soal potensi gejala penyakit, sebetulnya ada beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan kenapa kita bisa lemas dan lelah seharian.

Berikut beberapa penyebab kenapa badan kita terasa lemas: 
1. Berapa lama Anda tidur 
Kurang tidur menjadi salah satu penyebab kelelahan yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Saat Anda kurang tidur lebih baik Anda menghindari kafein dan alkohol terutama beberapa jam sebelum tidur. Atau bahkan terlalu banyak tidur juga dapat menyebabkan kelelahan dan lemas-lemas. Lama jam tidur paling ideal pada umumnya adalah 8 jam tidur dalam sehari, menyesuaikan usia dan kondisi biologis yang ada.

2. Apa yang kita makan 
Mengkonsumsi kafein dan gula dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Pasalnya kafein dan gula justru dapat membuat Anda semakin lelah dan lemas-lemas. Tidak luput pula, terdapat sederet risiko kesehatan lainnya yang ditimbulkan kafein dan gula. Daripada mengkonsumsi gula dan kopi lebih baik Anda mengkonsumsi buah, sayur, dan protein. Dengan mengkonsumsi makanan sehat maka rasa lelah Anda dapat berkurang.

3. Berapa banyak Anda olahraga 
Bila Anda sering merasa lelah justru salah satu terapinya adalah dengan olahraga. Olahraga yang Anda lakukan sebaiknya diakhiri 3 jam sebelum waktu tidur. Dengan rajin berolahraga justru dapat meningkatkan stamina. Beberapa ahli menyarankan agar rutin berolahrga paling tidak 40 menit selama 4 hari dalam seminggu.

4. Kelainan pada jantung 
Kelelahan dapat menjadi suatu pertanda penyakit jantung terutama pada wanita. Apabila Anda merasakan gangguan dalam melakukan olahraga atau merasa semakin buruk setelah berolahraga dapat menunjukkan kemungkinan adanya kelainan pada jantung. Coba segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

5. Anemia 
Kondisi ini merupakan penyebab kelelahan yang paling sering terjadi. Keadaan anemia sering dialami oleh wanita, terutama berkaitan dengn menstruasi yang berat. Bila Anda mengalami hal ini, sebaiknya harus dipastikan dengan pemeriksaan darah. Anda juga dapat mengkonsumsi makanan yang tinggi akan zat besi seperti daging dan sayuran hijau.

Namun memang hal yang paling penting dalam mengatasi kelelahan adalah dengan mengatasi 3 hal yang paling utama yaitu pola tidur, diet dan olahraga.

sumber: kesekolah.com

Solusi untuk Anak yang Tidak Betah di Rumah

Beberapa anak sangat suka main di rumah temannya hingga lupa waktu. Tidak hanya lupa waktu, seringkali anak menangis saat dibujuk untuk pulang. Beragam cara sudah dilakukan untuk membujuk anak pulang atau tetap tinggal di rumah untuk bermain, tapi rasanya semua cara tidak berhasil. Orang tua tentu akan dibuat bertanya-tanya dan khawatir jika anak tidak betah di rumah. Karena itu, untuk mencari solusi agar anak betah di rumah, orangtua hendaknya mengenali penyebab anak lebih memilih berada di luar rumah. Apa saja penyebab dan solusi yang dapat dilakukan orangtua agar anak betah di rumah? Berikut ini penjelasannya!

1. Kurang komunikasi 
Anak-anak yang komunikasinya kurang bagus dengan anggota keluarga lain memiliki kecenderungan untuk selalu bermain di luar rumah. Tidak hanya komunikasi dengan orangtua, komunikasi yang baik dengan adik atau kakak atau anggota keluarga lain yang tinggal di rumah sangat diperlukan agar anak merasa betah di rumah. Komunikasi yang kurang baik dan hubungan yang kurang harmonis membuat anak tidak nyaman berada di rumah atau berada terlalu lama di rumah.

Solusi: Lakukanlah pendekatan pada anak di waktu yang tepat. Anda dapat bertanya pada anak mengapa ia selalu ingin bermain di luar rumah dalam perbincangan santai. Hindari memarahi apalagi menyudutkan anak. Jika ia menjawab, salah seorang anggota keluarga adalah sumber ketidaknyamanannya, sediakan waktu khusus bagi seluruh anggota keluarga untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama-sama agar dapat lebih saling memahami.

2. Tidak ada kegiatan yang diminati 
Ketiadaan kegiatan atau hobi yang diminati membuat waktu anak tidak berkualitas sehingga ia mudah merasa bosan berada di rumah dan anak tidak betah di rumah.

Solusi: Orangtua harus jeli dan seksama melihat dan mengarahkan bakat atau minat anak. Kalau anak terlihat berminat pada sepakbola misalnya, fasilitasi anak untuk dengan membelikan bola yang bisa ia mainkan di halaman rumah. Kegiatan yang terorientasi seperti ini sangat bermanfaat mengasah perkembangan anak selain juga membuatnya semakin betah di rumah.

3. Karakter anak mendukung 
Beberapa anak memang memiliki karakter yang menjadikannya lebih senang berada di luar rumah. Misalnya anak-anak dengan kecerdasan kinestetik, umumnya mereka tidak bisa berdiam diri di rumah karena mereka menyukai kegiatan di lapangan luas. Jadi seolah seperti ingin selalu main di luar.

Solusi: Pilihkan kegiatan yang bermanfaat untuk mengatasi kelebihan anak yang satu itu. Anda dapat mendaftarkannya di klub olahraga atau kegiatan ekstrakurikuler di sekolah agar kegiatannya di luar rumah lebih terarah Jangan sampai karena orang tua tidak peka dengan hal ini, yang terjadi setap hari adalah pertengkaran dengan anak.

4. Terlalu banyak aturan 
Terlalu banyak aturan yang diterapkan orangtua di rumah akan membuat anak seperti di penjara. Ketika anak merasa apapun yang ia lakukan salah dan Anda terus memarahinya, saat itulah ia makin ingin lepas dari sangkar.

Solusi: Buatlah aturan yang tegas namun tidak mengekang. Berikan aturan aturan yang jelas pada anak dan jelaskan pula alasan atau tujuan Anda menerapkan aturan itu dengan bijaksana. Libatkan juga opini anak dalam membuat peraturan agar ia merasa terlibat dan bertanggung jawab pada ucapannya.

5. Tidak ada teman 
Anak yang tidak memiliki teman di rumah cenderung lebih mudah tergoda untuk bermain bersama. Apalagi jika di sekitar lingkungan rumah memang banyak terdapat anak-anak yang sebaya dengannya, hal itu akan membuatnya bertambah ingin keluar rumah dan bermain.

Solusi: Melarang anak ke luar rumah jelas bukan pilihan bijak dalam mengatasi anak tidak betah di rumah. Sebaiknya berikan aturan atau batasan yang jelas, misalnya berapa lama anak boleh bermain. Anda juga dapat memberikan syarat seperti mengerjakan PR sebelum bermain.

sumber: kesekolah.com

Telinga Tiba-Tiba Berdenging? Ini Penyebabnya

Pernahkah telinga Anda tiba-tiba berdenging? Jika jawaban Anda sering, waspadalah karena mungkin itu adalah gejala penyakit. Jika telinga sering berdenging, mungkin itu adalah gejala tinnitus. Anda akan sering mendengar suara bising yang tiba-tiba muncul di telinga Anda. Hal itu sangat mengganggu karena Anda mungkin tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan orang lain saat telinga Anda berdenging.

Meski tidak parah, tapi kondisi ini bisa sangat mengganggu terutama saat sedang sibuk beraktifitas. Apa penyebabnya? Telinga yang tiba-tiba berdenging dikenal dalam dunia medis dengan tinnitus, gejala karena adanya masalah di telinga atau otak. Sekitar 10 hingga 15 persen populasi di dunia sering mengalami kondisi ini. Tinnitus merupakan denging atau jenis suara yang tampaknya berasal dari telinga atau kepala. Dalam banyak kasus tinnitus bukan masalah serius, tetapi lebih merupakan suatu gangguan yang akhirnya bisa diatasi.

Meski tinnitus tidak ada obatnya untuk berbagai penyebab, tetapi perawatan dan penanganan yang baik dapat membantu mengelola kondisi tersebut. Denging tiba-tiba di telinga tersebut sering terdengar seperti dering telepon atau suara lainnya seperti mendesis, bersiul, berdengung atau menderu. Orang yang menderita ini bisa mendengar suara denging dengan nada tinggi atau rendah.

Tinnitus bisa terjadi karena berbagai alasan, antara lain: 
1. Kerusakan pada rambut-rambut kecil di telinga
2. Penyakit Meniere, yaitu kelainan karena adanya tekanan cairan di telinga bagian dalam, biasanya disertai dengan vertigo (sakit kepala serasa berputar).
3. Overdosis obat seperti aspirin
4. Suara keras
5. Adanya infeksi pada telinga
6. Gangguan pembuluh darah di telinga
7. Gangguan pendengaran

Tidak ada pengobatan khusus untuk tinnitus. Terkadang penyakit ini hilang dengan sendirinya atau bahkan sebaliknya merupakan cacat permanen. Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders, pada penderita tinnitus kronis, alat bantu dengar, implan koklea dan konseling dapat membantu meningkatkan nada suara dan meringankan tinnitus yang dideritanya.

sumber:  kesekolah.com