Selasa, 16 September 2014

Pentingnya Mendampingi Anak yang Sedang Melalui Masa Puber

Anak-anak akan mengalami masa transisi dari anak menuju dewasa secara bertahap.Pada masa pubertas,anak akan mengalami perubahan fisik dan psikologis. Saat inilah anak mulai dikelompokkan sebagai remaja dan pubertas adalah tanda-tandanya. Secara umur masa pubertas bervariasi namun umumnya 8-13 tahun untuk perempuan dan 9-14 tahun untuk laki-laki. Bahkan, ada beberapa anak yang pubernya lebih awal. Dalam kondisi ini, orang tua sebaiknya selalu meluangkan waktu untuk lebih perhatian pada anak-anak. Remaja di masa puber memang tidak banyak perlu diladeni seperti saat kanak-kanak, namun butuh perhatian dan komunikasi khusus.





Berikut beberapa tips untuk mendampingi anak di masa puber: 

1.Jadilah pendengar yang baik. 
Dengarkan sampai tuntas tanpa Anda perlu menjawab. kadang mereka hanya ingin dipahami dengan didengarkan saja. Mulailah denganmenjadipendengar yang baik, biasanya akan membuat Anda menjadi lebih dekat dan bisa menjadi sahabatnya.

2.Jadi Contoh Yang Baik 
Saat mereka melakukan kesalahan, itu menjadi tanggung jawab kita. Bukan tugas kita untuk memarahi atau membetulkannya. Namun jadilah seorang penasihatyang baikdan berikan contoh lewat diri Anda sendiri dan mereka akan mengikuti.

3.Jangan menghakimi atau memarahi 
Lingkungan itu sendiri menjadi lahan yang cukup menantang bagi seorang remaja seperti dia. Jangan menjadi sosok yang menghakimi atau memarahinya. Ajari dia menjadi bertanggung jawab atas keputusannya dan tegur dengan tegas apabila ia melewati batas.

4.Berikan kepercayaan 
Anak remaja memiliki kecenderungan untuk mencoba dan mulai mengatasi masalahnya. Sesekali waktu, biarkan ia menyelesaikan masalahnya sendiri. Memberikan kepercayaan pada mereka bisa membuat mereka merasa didukung dan memiliki keluarga ini.

5.Kasih sayang pada anak 
Kasih sayang pada anak yang sesungguhnya adalah menerima mereka dengan kelebihan dan kekurangannya. Ajari mereka untuk menemukan kebahagiaannya, bersenang-senang dengan sehat, belajar dari kesalahan dan tetap rendah hati. Janganterlalu seriusbagi kehidupan, karena hidup yang baik bukan hidup yang lurus-lurus saja. Melainkan hidup yang bisa mengimbangi dinamika.

Setiap remaja pasti punya persoalan yang berbeda-beda. Semoga bisa orang tua bisa menjadi sahabat pertumbuhan anak.

Sumber: kesekolah.com

Senin, 15 September 2014

Kandungan dan Manfaat Buah Kesemek

Buah kesemek dikenal dengan nama oriental persimmon dan juga Shi. Buah ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak, kalau dilihat buah ini sedikit mirip dengan apel tapi dibagian luar di tempeli serbuk putih. Kesemek ini kalau matang akan berwarna antara jingga dan kekuningan sampai kemerahan. Buah ini bisa dimakan secara langsung dalam keadaan segar setelah diolesi dengan air kapur dan kemudian di peram agar rasa sepatnya hilang. Buah ini ternyata juga bisa dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, eskrim dan berbagai olahan lainnya.





Manfaat buah kesemek tidak kalah dengan buah apel. Kandungan zat serat dari satu buah kesemek dua kali lebih banyak dibandingkan dengan sebuah apel. Berdasarkan riset diketahui kalau buah kesemek mengandung senyawa-senyawa antioksidan yang selain dapat mencegah kanker juga dapat menghambat proses penuaan dini.


Beberapa kandungan buak kesemek, yaitu: 19,6% karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa, 0,7% protein, vitamin A dan kalium. Kesemek juga kaya akan likopen yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah kanker, Phytochemical lutein, betakaroten dan serat. Kandungan polifenol di dalam kesemek dapat menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penyakit jantung. Sedangkan serat kesemek dapat mengikat zat karsinogen dan mengeluarkannya dari saluran cerna. Zat tanin (dinamai tanin-kaki) terkandung dalam buah kesemek yang muda sehingga menimbulkan rasa sepat. Zat tanin ini akan berkurang seiring dengan masaknya buah.

Berikut beberapa manfaat dari buak kesemek yang baik untuk kesehatan yaitu: 
1. Penyakit Hipertensi. Buatlah jus buah kesemek dengan menambahkan air hangat. Minum satu kali sehari.
2. Penyakit Asma dan batuk berdahak. Ambillah dua potong buah kesemek kering, tambahkan sedikit air lalu kukus hingga matang. Setelah matang, haluskan dan tambahkan satu atau dua sendok madu.
3. Sakit perut.Kupaslah satu buah kesemek segar, lalu makan. Mengkonsumsi buah kesemek segar diyakini dapat meredakan sakit perut berupa nyeri atau rasa panas di perut.
4. Diare dan disentri.Siapkan dua potong buah kesemek yang telah dikeringkan. Rebus hingga menjadi bubur dengan campuran beras ketan dan irisan jeruk sebanyak dua potong. Setelah tercampur rata, angkat dan siap untuk dikonsumsi oleh penderita dua sampai tiga kali sehari.
5. Mencegah kanker
6. Menghambat proses penuaan dini
7. Menyehatkan paru-paru
8. Menguatkan limpa
9. Menjaga agar tubuh tetap langsing

Dengan mengkonsumsi 1 buah kesemek setiap harinya terbukti bisa mencegah pengerasan pembuluh darah.Buah ini mampu menjaga tekanan darah agar tidak melewati ambang batas normal. Dengan terpeliharanya kelenturan pembuluh darah dan stabilnya tekanan darah, maka secara tidak langsung kesehatan juga bakal terpelihara.

Sumber: kesekolah.com

Rahasia Kesehatan Dibalik Bumbu Dapur

Indonesia merupakan negara dengan budaya kuliner yang kaya. Berbagai rempah dan bumbu dapur selalu tersedia di dapur setiap keluarga. Mulai dari rempah-rempah kering seperti cengkeh, kayu manis, ketumbar, dan jintan, sampai rempah-rempah segar seperti jahe, kunyit, kencur, lengkuas, daun salam, dan asam jawa. Rempah-rempah tidak hanya berfungsi sebagai penyedap masakan, tetapi juga kerap digunakan sebagai sarana pengobatan oleh orang-orang dari berbagai belahan dunia.


Meskipun belum banyak penelitian tentang manfaat langsung rempah-rempah dan herbal ini bagi pengobatan, sudah banyak fakta membuktikan bahan-bahan yang dipetik dari alam ini mempunyai dampak positif, termasuk untuk mencegah dan melawan kanker tanpa efek samping. Salah satu efek positif dari bumbu dapur ini adalah sensasi rasanya yang unik serta aroma khas yang menyegarkan. Menambahkan rempah-rempah untuk memasak dapat membantu merangsang selera makan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Berikut beberapa jenis bumbu dapur yang dapat membantu mencegah kanker: 
1. Kunyit 
Kunyit merupakan bumbu dapur berbentuk umbi. Kunyit banyak digunakan sebagai bumbu kari yang memberikan rasa yang khas. Curcumin adalah senyawa aktif yang ada dalam kunyit, yang dikenal luas mempunyai sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang berpotensi melindungi sel tubuh terhadap perkembangan kanker. Suplemen ekstrak kunyit saat ini sedang dipelajari untuk melihat khasiat kunyit sebagai pencegah dan pengobatan beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, prostat, payudara, dan kanker kulit.

2. Jahe 
Jahe telah lama dikenal dalam pengobatan alternatif untuk mengobati bermacam-macam keluhan kesehatan, seperti pilek, batuk, mual sampai sembelit. Jahe dapat digunakan dalam bentuk segar maupun bubuk bahkan manisan. Mengkonsumsi jahe dengan varian pengolahannya, terutama untuk minuman, dapat memberikan kenyamanan pada perut mual selama pengobatan kanker.

3. Bawang putih 
Bawang putih memiliki kandungan sulfur yang tinggi dan merupakan sumber arigin, oligosakarida, flavonoid, dan selenium yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa aktif bawang putih, yang disebut allicin, memberikan bau yang khas saat bawang diiris, dicincang, atau ditumbuk. Beberapa studi menunjukkan bahwa meningkatkan asupan bawang putih mengurangi risiko kanker perut, usus besar, esofagus, pankreas, dan payudara. Tampaknya bawang putih dapat melindungi dari kanker melalui beberapa mekanisme, di antaranya menghambat infeksi bakteri dan pembentukan zat penyebab kanker, meningkatkan perbaikan DNA, dan menginduksi kematian sel.

4. Kayu manis 
Kayu manis umumnya digunakan pada masakan Mediterania dan sering dijumpai sebagai bahan utama dalam bumbu masakan Italia. Anda dapat menggunakannya untuk menambah rasa pada sup, pasta tomat, roti, dan sebagai bumbu pada masakan tinggi protein seperti unggas, daging sapi, dan domba. Kayu manis membantu proses detoksifikasi pada penderita kanker, meringankan gangguan pencernaan, perut kembung, kehilangan nafsu makan, dan masalah pencernaan lain.

5. Cabai 
Cabai mengandung capaisin, senyawa yang dapat mengurangi rasa sakit. Ketika capaisin dioleskan pada kulit yang sakit, hal ini menyebabkan pelepasan bahan kimia yang disebut substance P sehingga mengurangi rasa sakit pada area tersebut. Dalam dunia pengobatan modern, capaisin kini digunakan sebagai bahan utama salep untuk mengobati nyeri neuropatik, yaitu nyeri yang sangat mengikuti jalur saraf setelah operasi kanker.

Nah, tunggu apalagi. Cek dapur Anda dan cari rempah-rempah tersebut, kemudian rasakan kebaikannya.

Sumber: kesekolah.com

Selasa, 09 September 2014

Dengan Meditasi Penyakit Berikut Bisa Diatasi

Meditasi atau semedi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk merileksasi diri sehingga kita tidak lagi mencemaskan atau terbebani dengan perasaan yang tidak menyenangkan. Pada prakteknya sebenarnya kita tidak memerlukan guru atau seorang ahli untuk melakukan meditasi, karena guru terbaik dalam melakukan meditasi adalah pengalaman pribadi. Dan meditasi juga tidak harus selalu dilakukan dengan cara melakukan semedi di tempat-tempat khusus sambil terus membaca mantra atau sejenis. Pelaksanaan meditasi sebenarnya bisa kita lakukan di mana saja kita mau, kunci dalam melakukan meditasi adalah ketenangan batin untuk bisa merileksasi pikiran. 


Jika ingin melakukan meditasi sendiri di rumah, kita cukup duduk dalam posisi senyaman mungkin, ambil nafas dalam-dalam dan fokuskan pandangan atau bisa juga dengan memejamkan mata. Kosongkan pikiran dan capailah ketenangan batin untuk selama beberapa menit, maka kita pun sudah bisa merasakan manfaat dari meditasi tersebut. Salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi kesehatan manusia adalah pikirannya. Sehingga atasi penyakit dengan meditasi boleh jadi merupakan pilihan yang tepat. Mereka yang memiliki pikiran yang tenang dan selalu menyeimbangkan diri dengan elemen-elemen alam selalu dapat memperoleh ketenangan dan kedamaian luar biasa. Memulai latihan untuk dapat atasi penyakit dengan meditasi juga sangat bemanfaat untuk terapi dan penyembuhan beberapa penyakit mulai dari yang ringan hingga berat.

Berikut penyakit yang dapat diatasi dengan meditasi: 
1. Sakit kepala 
Meditasi terbukti memiliki fungsi relaksasi bagi manusia yang melakukannya, hal ini jelas berguna untuk mengatasi sakit kepala atau migrain yang seringkali dipicu oleh beban pikiran dan stres yang berlebih pada pikiran Anda.

2. Darah tinggi 
Tekanan darah tinggi sering menyebabkan seseorang menjadi lebih temperamental dibanding sebelumnya, untuk mengatasi hal ini, penderita darah tinggi dapat melakukan meditasi. Lagi-lagi karena meditasi merupakan olahraga relaksasi yang dapat memberikan ketenangan batin.

3. Insomnia 
Insomnia atau susah tidur memang dapat disebabkan oleh faktor makanan dan minuman yang kita konsumsi sebelum tidur, tetapi seringkali orang yang mengalami insomnia memiliki riwayat kesibukan yang sangat padat dan lama-kelamaan akan menjadi beban pikiran. Orang yang menyimpan banyak beban di pikirannya akan selalu merasa cemas dan lebih susah terlelap sehingga berujung pada insomnia.

4. Penyakit paru-paru 
Penyakit paru-paru kebanyakan disebabkan karena sirkulasi oksigen yang tidak lancar. Cara mengatasinya dapat dibantu dengan melakukan olahraga pernapasan dan melatih pernapasan Anda dengan teratur agar sirkulasi oksigen dapat menjadi lebih lancar.

Hal yang paling utama dalam meditasi adalah pernapasan. Pernapasan sangat berpengaruh pada relaksasi tubuh. Dengan menggunakan pernapasan yang bisa merilekskan tubuh dan menjernihkan pikiran, Anda akan mendapatkan kesehatan pada tubuh bahkan berat badan Anda juga akan turun. Meditasi juga bisa digunakan untuk menciptakan pikiran dan perasaan yang bersih. Dengan melakukan meditasi yang benar, akan menghilangkan banyak pikiran negatif alias stres, sehingga pikiran menjadi bersih dan perasaan akan menjadi tenang.

Sumber: kesekolah.com

Anak Mulai Berbohong? Ini yang Perlu Diperhatikan

Semua orang tentu pernah melakukan kebohongan. Dan celakanya, kebohongan tersebut kadang secara tidak sengaja kita perlihatkan ke anak-anak dan inilah yang ditiru oleh anak-anak. Ketika kita mengetahui anak berbohong, tentu kita jadi khawatir. Apalagi jika si Anak bersikukuh bahwa ia tidak berbohong walaupun kita sebagai orangtua tahu ia telah melakukan kebohongan.

Nah, untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut, kita harus mengetahui kenapa anak berbohong. Salah satu alasan yang paling jelas untuk berbohong adalah untuk menghindari hukuman atau karena hasil yang tidak menyenangkan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pada orang tua ketika anak sudah mulai berbohong.

Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengatasi anak yang sudah mulai pintar berbohong: 
1. Cari tahu mengapa anak berbohong 
Ada baiknya sebelum menuduh yang tidak-tidak dan berpikiran negatif pada si anak sebaiknya mencari tahu alasan yang sesungguhnya mengapa anak sudah mulai berbohong. Ada dua kemungkinan anak berbohong. Jika ia berbohong karena ingin menutupi kesalahannya, orang tua patut waspada dengan kebiasaannya ini. tetapi, jika anak hanya ingin bercerita soal khayalannya maka hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena itu merupakan bagian dari cara si kecil mengembangkan imajinasinya.

2. Berdiskusi dengan anak 
Tidak sedikit orang tua yang tidak dekat dengan anak mereka. Tapi, sebaiknya lakukanlah pendekatan dan berikan pengertian pada anak Anda bahwa kebiasaan berbohong merupakan perilaku atau tindakan yang buruk. Selain itu, sebaiknya diskusikan juga konsekuensi dan hukuman seperti apa yang patut diberikan jika anak berbohong lagi. Jangan memutuskan konsekuensi itu sepihak saja. Anak pun harus ikut memutuskan konsekuensi seperti apa yang cocok dan setimpal dengan tindakan mereka. Hal ini dilakukan untuk menghindari anak melihat Anda sebagai seorang orang tua yang otoriter. Anda juga bisa menambahkan bahwa berbohong akan membuat orang tua kecewa. Berbohong juga bisa membuat anak tidak disukai oleh banyak orang karena mereka tidak akan mempercayai omongannya lagi.

3. Jadilah contoh yang baik untuk anak 
Anda Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa anak kebanyakan akan meniru dan mencontoh sikap orangtuanya. Sama halnya dengan berbohong. Siapa yang tahu jika ternyata anak belajar berbohong karena sering melihat kedua orang tuanya berbohong. Oleh karena itu, orang tua harus sebisa mungkin berusaha menjadi contoh yang baik untuk si kecil. Bisa dimulai dengan kebiasaan sehari-hari di rumah. Contoh yang kerap terjadi adalah ketika ada telepon dan mencari Anda tapi Anda menyuruh anak Anda mengangkat telepon dan memintanya mengatakan bahwa dia tidak ada di rumah. Tanpa disadari anak akan mulai belajar berbohong dari kebiasaan sederhana seperti itu dan tentu saja ini adalah kebiasaan yang buruk kalau terus menerus dilakukan. Ini memang sudah menjadi hukumnya, jika Anda tidak ingin anak Anda berbohong, sebaiknya Anda pun memulai untuk selalu berkata jujur, baik di depan anak maupun sedang tidak berada di depan mereka.

4. Berikan pujian 
Walaupun tidak banyak yang begitu mempedulikan kebiasaan memberikan pujian. Tapi, sesungguhnya memberikan pujian pada anak merupakan bagian penting dalam pola pengasuhan anak. Pujian tentu saja akan memberikan motivasi pada anak untuk melakukan sesuatu lebih baik lagi. Pujian bisa dilakukan ketika anak melakukan hal-hal terpuji.Tidak ada bedanya dengan berkata jujur. Jangan segan-segan memuji anak jika mereka sudah berkata jujur sehingga mereka akan termotivasi untuk terus berlaku dan berkata jujur.

Untuk menghadapi anak yang berbohong, orang tua tidak perlu panik. Orang tua harus mencari penyebab kebohongan yang dilakukan anak, karena cara penyelesaian yang di tempuh berbeda satu dengan yang lain. Nasehat yang harus didengarkan anak tentu tidak sama, sebagai orang tua tidak bisa menyalahkan siapa-siapa kalau anak kita sudah suka berbohong.

Sumber: kesekolah.com

Senin, 08 September 2014

Kebiasaan yang Merusak Kesehatan

Saat menjalani aktivitas sehari-hari, masing-masing orang memiliki kebiasaan yang ia lakukan. Beberapa kebiasaan sehari-hari bisa menyebabkan gangguan kesehatan tanpa Anda sadari. Saat sedang pilek, apakah Anda sering mengeluarkan ingus dengan cara yang dipaksa? Jika ya, tanpa disadari bahwa Anda sedang melakukan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan. Penelitian dari University of Virginia, ketika Anda memaksa ingus keluar maka Anda menciptakan tekanan di hidung yang dapat menyebabkan infeksi hingga sinus. Nah, selain itu ada lho beberapa kebiasaan sehari-hari lainnya yang dianggap lumrah padahal bisa merusak kesehatan Anda.

Berikut kebiasaan yang sering Anda lakukan namun tanpa disadari mampu merusak kesehatan tubuh: 
1. Menahan kentut 
Demi alasan etika, terkadang Anda suka menahan kentut. Namun tahukah Anda bahwa ternyata hal ini dapat membahayakan kesehatan pencernaan Anda? Sebuah penelitian di Selandia Baru menunjukkan bahwa ketika Anda menahan gas yang seharusnya keluar, maka gas ini akan meningkatkan tekanan di dalam usus besar dan membuat kantung yang disebut dengan divertikula. Kantung-kantung ini mampu menyebabkan nyeri perut, sembelit, hingga diare. Jika kantung ini meledak maka dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti demam, nyeri, bahkan penyakit usus.

2. Menahan kencing 
Menahan kencing menjadi salah satu kebiasaan yang paling banyak dilakukan oleh sebagian besar orang. Padahal saat Anda menahan kencing, akan timbul rasa sakit di bagian bawah perut akibat penumpukan tekanan di dalam kandung kemih, ginjal, dan organ tubuh lainnya yang berhubungan dengan alat vital tempat keluarnya urin. Menurut Riya Pulicharam, MD, direktur penelitian klinis Healthcare Partners Medical Group di Los Angeles, menahan buang air kecil bisa membuat wanita berisiko mengalami infeksi saluran kemih. Apalagi uretra wanita lebih pendek dan lebih dekat dengan vagina. Bakteri dalam urine pun lebih cepat berkembang biak.

3. Memencet jerawat 
Jerawat yang muncul di wajah memang mengganggu. Oleh karena itu tidak jarang bahwa ada sebagian orang yang tidak sabar menunggu matangnya jerawat dan memencetnya. Namun ternyata menurut American Academy of Dermatology, tindakan ini justru dapat membahayakan kesehatan kulit Anda. Kulit Anda justru akan meradang dan menyebabkan jerawat menjadi bertambah parah. Oleh karena itu tunggulah jerawat Anda sampai benar-benar kering, kemudian bersihkan perlahan dengan tisu yang bersih.

4. Mencabut bulu hidung 
Kebiasaan ini paling banyak dilakukan oleh pria. Mencabuti bulu hidung padahal merupakan tindakan yang berbahaya. Sebab bulu hidung Anda diciptakan untuk menghalangi mikroorganisme yang akan masuk ke dalam sistem pernapasan Anda. Oleh karena itu tindakan mencabut atau menghilangkan bulu hidung dapat menimbulkan masalah pada kesehatan sistem pernapasan Anda.

5. Mengucek mata 
Mengucek mata ketika mata Anda terasa gatal merupakan hal yang lumrah untuk dilakukan. Padahal tindakan ini mampu menyebabkan kerusakan saraf, kornea dan bahkan retina. Oleh karena itu hindari melakukan hal ini terutama ketika Anda bangun tidur atau setelah melepas lensa kontak Anda.

6. Mengorek hidung terlalu dalam
Membersihkan hidung dengan cara mengorek terlalu dalam juga dapat membahayakan bagi kesehatan. Sebab hal ini dapat menyebabkan luka atau iritasi di dalam hidung. Oleh karena itu bersihkan hidung dengan lembut.

7. Memakai ikat pinggang terlalu ketat 
Kepala gastroenterologi di St Vincent Medical Center, Los Angeles, Patrick Takahashi, MD mengatakan ikat pinggang yang terlalu ketat bisa menekan intra-abdomen dan menimbukan refluks asam. Ia menyarankan gunakan ikat pinggang yang lebih longgar dari ukuran pinggang celana Anda.

8. Menyetir jarak jauh tanpa istirahat 
Menyetir tanpa henti bisa mengakibatkan terkumpulnya darah di kaki yang bisa menyebabkan pembekuan. Setelah berkendara sekitar 160 km, berhentilah berkendara dan berjalan-jalanlah untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan. Lakukan hal yang sama ketika Anda terbang jarak jauh dengan pergi ke kamar mandi.

9. Membawa tas di satu bahu 
Meski terlihat feminin, membawa tas hanya di satu bahu bisa menimbulkan ketidakseimbangan otot dan nyeri bahu. Jika dilakukan terus menerus, akibatnya bahu Anda bisa berbentuk asimetris. Sebaiknya, gantilah posisi membawa tas selama beberapa hari sekali untuk memberikan kesempatan otot agar terus bergerak.

Kebiasaan di atas merupakan hal yang lumrah Anda lakukan sehari-hari. Namun ternyata juga dapat membahayakan kesehatan Anda. Oleh karena itu sebaiknya Anda mengurangi intensitas dalam melakukannya dan ganti dengan kebiasaan yang lebih sehat.

Sumber: kesekolah.com

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ketika Flu

Perubahan cuaca kerap kali membawa dampak buruk bagi kesehatan. Entah itu demam, pilek, radang tenggorokan,dan flu yang membuat badan rasanya sakit semua dan tidak nyaman.Baik anak-anak maupun orang dewasa, semua bisa saja terkena flu. Penyakit flu merupakan penyakit yang sering terjadi dan mudah menular dan menyerang pernapasan sehingga menyebabkan pilek. Flu disebabkan oleh berbagai jenis virus penyebab flu, salahsatunya adalah influenza.

Biasanya penyakit ini akan reda dengan sendirinya sekitar 7 sampai 10 hari atau untuk beberapa gejala ada yang sampai 3 minggu. Ketika mengalami flu, kita tidak boleh mengonsumsi sembarang makanan karena dapat memperparah terjadinya flu. Beberapa makanan dan minuman yang kelihatannya baik, ternyata jika dikonsumsi ketika flu bisa saja membuat flu yang terjadi semakin parah.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari ketika flu: 
1. Kafein 
Kafein identik dengan kopi. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi dapat membuat tubuh dehidrasi, sedangkan orang yang mengalami flu membutuhkan banyak cairan. Solusinya Anda dapat memperbanyak minum air putih atau teh herbal agar tubuh kembali sehat. Selain kopi, minuman bersoda juga mengandung kafein sehingga harus dihindari ketika flu. Soda dapat membuat tenggorokan gatal sehingga membuat Anda semakin tidak nyaman saat flu.

2. Gorengan 
Gorengan memiliki kandungan minyak yang tinggi. Gorengan juga dapat memperlambat proses pencernaan karena kandungan lemaknya. Hal ini dapat mempersulit tubuh mengeluarkan virus flu yang bersarang. Segala makanan yang digoreng umumnya mengurangi nutrisi pada makanan tersebut, sedangkan jumlah kalorinya bertambah sehingga tidak sehat untuk pencernaan.

3. Susu 
Susu merupakan minuman sehat yang baik untuk tulang dan gigi. Namun ketika flu, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi susu. Susu dapat memperbanyak dahak pada tenggorokan yang menyebabkan rasa gatal. Susu juga dapat membuat lendir pada paru-paru yang menjadikan virus flu bertahan lebih lama karena kondisi yang lembab dan hangat.

4. Daging 
Konsumsi daging sebaiknya dihindari ketika flu. Kandungan lemak pada daging dapat memperlambat proses penyembuhan dari penyakit. Daging yang digoreng juga dapat membuat tenggorokan gatal karena kandungan minyaknya yang tinggi. Ketika flu, sebaiknya perbanyak konsumsi buah dan sayuran untuk mempercepat proses penyembuhan.

Meskipun sepele, tetapi sebaiknya Anda tidak meremehkan penyakit flu. Lakukan cara yang tepat untuk mengobati flu agar tidak semakin parah. Semoga bermanfaat.

Sumber: kesekolah.com